Hadi Winata : Semuanya Demi Kenyamanan Nasabah BRI Marisa

Faktanews.com (Hukum) – Kabupaten Pohuwato, Dalam rangka mengantisipasi adanya tingkat kejahatan perampasan atau pempokan terhadap nasabah bank, pihak Bank Rakyat Indonesia (BRI) melakukan kerja sama dengan Polres Pohuwato untuk menggelar Simulasi di Kantor Cabang BRI Marisa.

Dalam simulasi yang digelar, pihak Polres Pohuwato berhasil menangkap tiga orang pelaku perampokan di Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Marisa (28/11) pukul 10. 30 WITA di Bank BRI Marisa, dimana para perampok yang sempat mengancam keselamatan karyawan bank dan nasabah dengan menggunakan senjata api dan pisau berhasil dilumpuhkan

Dalam simulasi kali ini diasumsikan bahwa tiga orang pelaku engan menggunakan senjata tajam memasuki bank BRI yang ada di jalan Block Plan Marisa kemudian menodong teller bank dan memerintahkan agar memasukkan uang ke dalam tas yang sudah dipersiapkan. Karena panik dan ketakutan para pegawai dan nasabah langsung mengikuti perintah para pelaku untuk mengumpulkan uang, namun salah seorang teller sempat menekan tombol Alarm Emergency sebagai tanda peringatan bahwa dilokasi tersebut telah terjadi sesuatu yang membahayakan.

Mendengar suara alarm tesebut, petugas satpam BRI dengan sigap mengarahkan para pegawai dan nasabah untuk tetap tenang dan tidak panik serta mengarahkan kesudut ruangan yang aman. Tidak perlu menunggu terlalu lama, dua personel Satsabhara Polres Pohuwato yang sedang melakukan pengamanan di bank tersebut langsung merespon suara alarm dan menuju ke ruangan dimana telah terjadi percobaan perampokan. Dan dengan waktu yang cepat satuan Polres Pohuwato yang sudah siap siaga langsung mendatangi TKP dan langsung melakukan aksi pelumpuhan terhadap perampok. Suasana sempat mencekam ketika perampok sudah mengetahui bahwa mereka sudah dikepung oleh pihak pengamanan, mereka langsung mengancam nasabah dengan senjata tajam, namun berkat kecerdikan anggota Polres masyarakat dan nasabah selamat, dimana tindakan yang diambil oleh pihak Polres sangat tepat dengan mengarahkan timah panas kearah perampok dan tembakan tepat sasaran tepat di kaki dan akhirnya mereka berhasil dilumpuhkan, sehinggga nasabah dan karyawan bank langsung dievakusi.

Saat Fakta News mewawancarai Kapolres Pohuwato,  AKBP. Ary Donni Setiayawan mengatakan bahwa penangkapan tiga perampok di BRI, merupakan simulasi yang dilakukan oleh Polres Pohuwato. Simulasi yang dilakukan, sebagai antisipasi dini, untuk mencegah aksi tindak kejahatan perbankan. Dan mengetes kesiapan pihak perbakan dalam mengatasi kejadin perampokan serta menguji kesiagaan anggota Polres Pohuwato.

“Simualasi ini dilakukan untuk memberikan pencegahan sekaligus menguji  kesiapan Polres Pohuwato terhadap kasus perampokan bila terjadi dikemudian hari. Dan Polres Pohuwato akan berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh masyarakat Pohuwato dari persoalan yang akan mengancam keselamatan masyarakat,”Jelas Ary Donni.

Ditambahkannya lagi,  untuk menghindari kejadian perampokan, Polres Pohuwato bekerjasama dengan pihak BRI Cabang Marisa mengadakan simulasi serta respon cepat yang dapat dilakukan ketika para perampok melancarkan aksinya, kegiatan simulasi ini juga melibatkan beberapa orang pegawai serta nasabah Bank BRI itu sendiri. Dan tujuan latihan ini untuk membekali personel agar memiliki kemampuan taktik dan teknik dalam operasi pengamanan dengan sasaran mewujudkan pemahaman dan kemampuan mengaplikasikan taktik dan teknik pengamanan sebuah objek vital. Lewat kegiatan ini, diharapkan personel Polres Pohuwato dapat mengetahui cara bertindak dalam penanganan perampokan atau pencurian dengan menggunakan senjata, selain itu dari kegiatan ini juga pihak BRI dapat mengetahui langkah pertama yang harus diambil ketika kejadian seperti ini benar-benar terjadi,”Tutup Ary Donni.

Dtempat terpisah, Kepala BRI Cabang Marisa Ahmad Moharoom Hadiwinata kepada Fakta News  mengatakan, bahwa kegaiatan simulasi ini dilaksanakan di BRI Marisa sebagai bentuk kerjasama pihak perbankan dengan Polres pohuwato dalam rangka memberikan rasa aman kepada masyarakat terutama kepada nasabah.

“Atas nama pimpinan BRI Marisa saya mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Pohuwato dan jajaran yang bekerja sama dengan BRI. Simulasi ini masuk dalam program Bisnis Continue Manejemen (BCM) adalah program BRI seluruh Indonesia dan saat ini sudah dilaksanakan oleh BRI Marisa  sebagai bentuk peningkatan kewaspadaaan dalam menyikapi kasus perampokan, karena kejadian kejahatan perampokan merupakan kejadian yang sanagat merugiakan dan membahayakan nasabah dan pihak perbankan.”Jelas Hadi seraya menambahkan

“Perampokan bisa kapan saja terjadi, sehingga BRI Marisa bekerja sama dengan Polres Pohuwato. Kami akan saling berkoordinasi agar tidak ada kerugian dan korban ketika terjadi hal semacam ini. Dan saya juga mengucapkan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat maupun nasabah yang sempat terganggu dengan simulasi ini. BRI Marisa akan terus memberikan pelayanan terbaik dan akan memberikan hak-hak nasabah mulai keamanan maupun kenyamanan ketika mendatangi kantor BRI Marisa, seperti slogan BRI Melayani masyarakat dengan setulus hati,”tutupnya. (FN-01)

3,220 kali dilihat, 82 kali dilihat hari ini