Faktanews.com (Hukum) – Kabupaten Pohuwato, Terkait dengan adanya sebuah pemberitaan disalah satu media tentang adanya dugaan bekingan salah satu Oknum TNI yang bertugas di Komando Rayon Militer (Koramil) Paguat dibantah oleh Komandan Kodim 1304 Gorontalo Letkol. Inf. Dadang Ismail Marzuki

Pasalnya hingga dengan saat ini pihak Kodim 1304 Gorontalo tidak pernah mendukung kegiatan-kegiatan yang menyimpang dari aturan yang ada, sehingganya tudingan tentang adanya dugaan backingan atas kegiatan penambangan ilegal yang berada di Kecamatan Dengilo tidak benar adanya.

Komandan Komando Distrik Militer (Kodim) 1304 Gorontalo Letkol. Inf. Dadang Ismail Marzuki kepada Fakta News mengatakan bahwa Anggota Kodim 1304 Gorontalo ditugaskan untuk memantau dan melaksanakan pembinaan kepada masyarakat kecamatan Dengilo.

“Adanya anggota Kodim yang ada d Desa tersebut ditugaskan sebagai Babinsa yang tugasnya adalah untuk memantau dan melaksanakan pembinaan di Desa tersebut, jadi bukan untuk membacking kegiatan kegiatan tersebut.” Jelas Dadang Ismail

Ditambahkannya lagi, bahwa dirinya berharap agar setiap pemberitaan perlu adanya klarifikasi, sehingga apa yang telah diberitakan tidak akan merugikan salah satu pihak khususnya pihak TNI.

“ Saya harap pemberitaan tersebut diklarifikasi apakah informasi yang didapatkan sudah benar atau tidak sebelum diberitakan.” Tutup Dadang Ismail.

Ketika Fakta News mewawancarai via Seluller salah satu pemilik lokasi pertambangan, Ismail Samarang membantah adanya backingan dari oknum TNI yang bertugas di Koramil Paguat, dirinya pun menambahkan bahwa berita yang pernah dilansir oleh salah satu media online tersebut.

“Itu tidak benar, saya rasa berita itu hanya bohong belaka, saya pun tidak pernah meminta-minta TNI untuk membackup usaha saya, semuanya tau pekerjaan saya, baik Pemerintah Daerah, Polri dan TNI, dan apa yang salah dengan usaha saya.?” Terang Pria yang kerap disapa Im ini.

Ditambahkannya lagi, bahwa hingga degan saat ini dirinya tidak memiliki masalah atau musuh, sehingganya dirinya kaget atas adanya pemberitaan melalui salah satu media dan apa lagi sampai mencatut nama Dadim 1304 Gorontalo.

“Saya pu kaget atas adanya pemberitaan tersebut, padahal selama ini saya tidak memiliki masalah dengan siapa pun, apa lagi lawan, kok tiba-tiba muncul pemberitaan yang mengatasnamakan Pak Dandim, saya hanya berharap agar media atau wartawan itu memberitakan sesuatu peristiwa sesuai dengan kode etik jurnalis .”Tutup Im (FN01)

1,917 kali dilihat, 21 kali dilihat hari ini