Faktanews.com (Daerah) – Kabupaten Boalemo, Dugaan atas indikasi perbuatan kejahatan perbankan yang dilakukan oleh Bank SulutGo Cabang Tilamuta, oleh Forum ASN Boalemo dirasa sangat merugikan.

Pasalnya, Pemotongan Gaji PNS yang kemudian dipindah bukukan ke rekening Bazda Kabupaten Boalemo tanpa sepengatahuan pemiliknya ini dinilai kuat adalah perbuatan kejahatan perbankan. Rachmat Pakaya Kordinator Forum ASN Boalemo dalam jumpa persnya mengatakan bahwa tindakan – tindakan yang dilakukan oleh Bank SulutGo kepada para Nasabahnya bisa dikatakan Dugaan Kejahatan Perbankan, Hal ini dikarenakan bahwa adanya pemotongan gaji PNS tanpa surat kuasa pemotongan dan pemindahan bukuan kesalah satu rekening.

Menurut Rachmat, perbuatan kejahatan perbankan tersebut adalah sikap standart ganda dari Bank SulutGo Cabang Tilamuta.

“ Secara internal procedural perbankan ini kami sebut sebuah kejahatan perbankan karena hal ini dilakukan tanpa persetujuan kami baik dalam bentuk surat kuasa pemotongan maupun pemindabukuan atas potongan gaji kami kerekening Bazda. Nah ini sangat keterlaluan.” Ucap Rachmat.

Kepada Faktanews.com Rahmat menambahkan bahwa kasus yang dihadapi oleh ASN dilingkungan Pemda Boalemo ini hampir mirip dengan apa yang pernah dilakukan oleh Bupati pertama Boalemo Alm. Iwan Bokings. Namun perbedaannya adalah Pihak Bank SulutGo saat itu melampirkan surat kuasa pemindah bukuan gaji kepada rekening istri bagi PNS Pria.

“ kasus ini mirip dengan yang pernah terjadi dizaman Alm. Pak Iwan sebagai Bupati, dimana pihak Bank SulutGo mengajukan permohonan surat kuasa sebagai syarat pemindah bukuan gaji suami kepada istri. Kenapa sekarang ini tidak dilakukan hal seperti itu. Sehingganya saya mewakili teman – teman ASN Kabupaten Boalemo, menganggap ini adalah perbuatan kejahatan perbankan dan tidak bisa ditolerir.” Tegas Rachmat.

Anggota DPRD Provinsi Gorontalo Ulul Azmi Kadji kepada faktanews.com mengatakan bahwa tersebut adalah sebuah kekeliruan. Dimana menurut Ulul pemotongan gaji tanpa kuasa dan tak sepengetahuan ASN tersebut, seharusnya tidak boleh terjadi.

“ Itu adalah keliru, walaupun peruntukannya adalah hal yang baik, namun tetap salah secara administrasi. Olehnya semoga diwaktu dekat ini kekeliruan ini dapat segera diselesaikan. Kasihan itu haknya mereka ASN.” Harap Ulul.

Sementara itu hingga berita ini diterbitkan, Pihak Bank SulutGo Pusat melalui Joko Ketika dikonfirmasi Faktanews.com via selullernya belum mau memberikan komentar. (FN 02 – 03)

4,129 kali dilihat, 0 kali dilihat hari ini