Faktanews.com
Faktanews.com (Daerah) –  Kabupaten Boalemo, Dialog terbuka tentang pembahasan dan penjabaran 14 program Pemerintahan Damai (Darwis Moridu Anas Yusuf) yang diprakarsai Gerakan Masyarakat Peduli Demokrasi (GMPD) dan direncanakan digelar diPendopo Kantor Bupati Boalemo gagal digelar. Pasalnya ketidakhadiran Bupati Boalemo sebagai Pimpinan dan empunya program tersebut menjadi hal yang sangat mengecewakan bagi masyarakat Boalemo.


Suasana Dialog Interaktif, yang tidak dihadiri Bupati Darwis

Kepada Faktanews.com Ketua GMPD Nurmawan Pakaya mengungkapkan kekecewaannya terhadap ketidakhadiran Bupati Boalemo Darwis Moridu saat dialog tersebut. Dimana menurut Nurmawan dengan tidak hadirnya bupati dalam Dialog yang membahas 14 program Damai, menjadi tanda bahwa masa depan Kabupaten Boalemo tidak akan baik dan terkesan  semakin menjadi lebih buruk. ” Kami sebenarnya mengharapkan agar dialog tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Darwis, namun kami sangat kecewa ketika dialog tersebut tidak nampak sang bupati pemilik 14 program itu. ini menjadi petanda yang tidak baik bagi kabupaten Boalemo kedepan, karena dialog seperti ini adalah bahagian dari demokrasi. Kalau Bupati lari – lari terus dan terkesan tidak berani menghadapi rakyatnya, akan dibawa kemana daerah ini kedepan.” Urai Nurmawan.

Selanjutnya Nurmawan menambahkan bahwa dengan ketidakhadiran Bupati yang kedua kalinya dalam kegiatan GMPD, menambah kesan buruk untuk pemimpin yang baru 3 (Tiga) bulan menjabat itu. Dimana menurut Gumawan Bupati yang tidak berani menghadapi masyarakatnya ini bisa dikatakan pengecut. ” Hari ini kami pastikan, Bupati Boalemo sangat alergi dan tidak mau menghadapi masyarakatnya. untuk menjabarkan 14 programnya saja bupati hanya diwakilkan Sekda. Padahal dalam undangan internal mereka tidak bisa diwakilkan, ternyata Bupati menyuruh diwakili. ini ada apa…??? kalau seperti ini bisa dikatakan masyarakat boalemo dipimpin bupati yang pengecut dan tidak berani menghadapi masyarakat.” Tegas Nurmawan.

Surat Edaran Sekda Boalemo terkait Dialog Interaktif

Sementara itu, dalam hasil rekaman tim Faktanews.com, Dialog yang dihadiri sebagian besar Kepala Dinas se Kabupaten Boalemo itu, akan ditunda dengan waktu yang belum ditentukan. Hal ini dikatakan Plt. Sekertaris Daerah Husain Entango dalam penyampaiannya sesaat GMPD menyatakan sikap logout dari dialog tersebut. 

” Para mahasiswa tidak mau jika hanya saya yang duduk disini, teman – teman hanya mau berdialog jika dihadiri oleh Bupati langsung. Sementara saat ini Bupati memiliki agenda yang tidak kalah pentingnya dengan kegiatan hari ini. Semoga dalam waktu dekat ini, kegiatan ini dapat dilaksanakan kembali.” Tutup Husain.

Dari beberapa sumber yang terpercaya, Wakil Bupati Boalemo Anas Yusuf berada dikantor Bupati Boalemo. Namun ketika dialog akan dibuka, Mobil Dinas Wabup meninggalkan lokasi kantor Bupati. ” Pak Wabup ada dikantor tadi. namun daia tidak tahu tentang kegiatan itu. sehingga dirinya sudah turun lapangan, disamping itu juga Pak wabup tidak menerima undangan kegiatan. ” Ucap Sumber tersebut. (FN 03)

1,803 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini