Caption : Suasana Nonton Bareng G30S – PKI dihalaman Koramil 1304-17 Marisa

Faktanews.com (Daerah) – Kabupaten Pohuwato, Siapa yang tak kenal tentang sebuah sejarah kelam bangsa tentang sebuah gerakan G30S PKI, dimana Indonesia diperhadapkan dengan sebuah pemberontakan Partai Komunis Indonesia (PKI) yang bersikeras mengganti dasar Negara menjadi asas komunis.
Sehingganya pihak Komando Rayon Militer (Koramil) 1304-17 Marisa menggelar nonton bareng Film G30S – PKI  dihalaman kantor yang beralamatkan Desa Marisa Selatan, hal ini dilaksanakan sesuai perintah serta arahan  Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dengan harapan agar generasi muda Indonesia tak mudah terprovokasi.

Pemutaran film G30S – PKI ini dihadiri sendiri oleh Komandan Rayon Militer (Danramil) Kapten Inf. M. Tahir dan Anggota serta keluarga, Kapolsek Marisa AKP. Soleman Adam, Anggota Satuan Polisi Pamong Praja yang mewakili unsur Pemerintah serta Anggota Pramuka Sakawira dan 100 Masyarakat Pohuwato.

Saat Fakta News mewawancarai Danramil 1304-17 Marisa, Kapten Inf. M. Tahir mengatakan bahwa tujuan pemutaran Film G30S – PKI tidak lain untuk mengajak masyarakat Kabupaten Pohuwato agar tidak akan pernah lupa akan sejarah bangsa ini, dimana Indonesia mengalami masa yang kelam.

“Tentunya pemutaran film ini saya laksanakan sesuai dengan instruksi Panglima TNI, dimana pemutaran film ini tidak lain untuk mengajak masyaakat dan pemuda Pohuwato agar tidak melupakan sejarah kelam Bangsa ini, sehingganya mereka tidak akan mudah terprovokasi dan terpecah akibat adanya gerakan yang bersifat mengadu domba.”Jelas Pria dengan senyum khasnya.

Ditambahkannya lagi, bahwa tujuan pemutaran film G30S – PKI ini sama halnya dengan apa yang dikatakan oleh Panglima TNI, sehingganya dirinya berharap agar masyarakat serta generasi muda Pohuwato memahami tentang bahaya komunisme.

“Tujuan pemutaran film ini sama halnya dengan apa yang telah dijelaskan oleh Panglima TNI, bahwa saat ini, seluruh Generasi yang berada di Indonesia khususnya Kabupaten Pohuwato yang kita cintai ini megetahui bahwa kita pernah mengalami masa-masa yang kelam, dan semoga sejarah itu tidak akan terulang kembali.”Tutup Kapten Inf. M. Tahir (FN-01)

786 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini