Caption : Material Yang Berserakan di Jalan Bypass Hungayonaa

Faktanews.com (Daerah) – Kabupaten Boalemo, Keselamatan pengendara yang akan melintasi jalan bypass yang berada di Desa Hungayonaa Kecamatan Tilamuta semakin terancam, pasalnya berdasarkan pantauan Fakta News nampak material pasir dan batu hampir menutupi badan jalan dikarenakan cutingan gunung yang terkesan asal jadi.

Hal ini sangat jelas dapat membahayakan keselamatan bagi para pengguna jalan, dimana pasca adanya pengatingan gunung, akan ada banyak material tanah, pasir dan batu berserakan dibadan jalan akibat longsor, ditambah lagi tekstur tanah yang mudah retak, dimana jika memasuki musim penghujan, tanah gunung akan menutup badan jalan dikarenakan adanya abrasi.

Ketika Fakta News mewawancarai salah satu pengendara yang juga warga Desa Hungayonaa Jainudin Abudi yang sering melintasi jalan tersebut mengatakan bahwa dirinya pernah hampir berapa kali celaka dikarenakan banyaknya pasir dan tanah yang berserakan dibadan jalan, terlebih lagi pada musim penghujan.

“Saya pun beberapa kali hampir celaka dijalan tersebut, jika dilihat kembali, Cutingan gunung tersebut terlalu tinggi sehingga sangat berpotensi longsor, apa lagi jika memasuki musim penghujan, hampir keseluruhan badan jalan akan ditutupi oleh material batu, pasir dan tanah.” Jelas pria yang kerap disapa Jemi ini

Ditambahkannya lagi, bahwa dirinya berharap agar Pemerintah Daerah dapat memperhatikan dengan cepat akan kondisi jalan tersebut.

“Pembuatan jalan di Desa saya ini memang sangat membantu masyarakat khususnya para pengendara, karena itu adalah jalan lintas sulawesi, hanya saja yang sangat perlu diperhatikan dan dibenahi adalah katingan gunungnya, agar tak ada lagi ancaman bagi masyarakat dan para pengendara, harapan saya kedepan baik Pemerintah Daerah maupun Balai jalan lebih selektif untuk memilh perusahaan yang akan mengerjakan proyek-proyek yang berhubungan dengan masyarakat, agar apa yang menjadi program-program seperti apa yang dijelaskan dalam janji kampanye setiap pemipin dapat terwujud dengan sebaik-baiknya.” Tandas Jemi (FN-01)

50 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini