Kepala DKCS Bonbol, Musa Yassin
(FaktaNews) Daerah – Bone Bolango , Kabar realisasi blangko KTP elektronik (KTP-el) di kabupaten Bone Bolango sempat menjadi buah bibir dikalangan masyarakat beberapa bulan belakangan ini, Pasalnya untuk kepengurusan mendapatkan KTP-el baru masih belum ada kejelasan yang pasti dari pihak Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Bone bolango.

Kepada media, salah satu warga kabupaten Bone bolango yang tidak ingin namanya disebutkan, mengatakan bahwa untuk kepengurusan KTP-el baru sampai saat ini belum bisa, dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil hanya memberikan Surat Keterangan (suket) sebagai pegganti KTP-el. “Keluh Dia.

Ditambahkan pula, Kepemilikan KTP-el dan Surat Keterangan (suket) pengganti KTP-el sebenarnya tidak bermasalah, hanya saja menjadi kekhawatiran sendiri bagi pemilik. “ kami khawatir ketika bepergian ataupun dalam mengurus sesuatu, Surat Keterangan (suket) sebagai pegganti KTP-el tidak disadari basah oleh hujan atapun robek. “jelasnya.

Beredarnya isu mengenai kekosongan Blanko KTP-el dikalangan masyarakat diakui oleh Kepala Dinas Kependudukan dan Catan Sipil Kabupaten Bone Bolango. “Isu terkait kekosongan Blangko KTP-el di kabupaten Bone Bolango memang ada, namun hal seperti ini bukan hanya terjadi di kabupaten bone bolango ataupun provinsi gorontalo saja, seluruh provinsi yang ada di Indonesia juga merasakan kekosongan blangko KTP-el itu. “Ujar Musa Jassin.

Musa Jassin kepada awak media ini menjelaskan bahwa kekosongan blanko KTP-el terjadi, dikarenakan penyerahan blanko KTP-el ke daerah – daerah dilakukan secara bertahap. Sehingga masih kata Musa bahwa daerah yang masih belum mendapatkannya harus tetap bersabar. “Daerah yang belum mendapatkan Blanko KTP-el perlu bersabar, namun saat ini Allhamdulillah untuk Kabupaten Bone Bolango sendiri sejak awal bulan mei sudah mendapatkan tambahan Blangko KTP-el sebanyak 4000. “Jelas Musa Jassin.

Olehnya Musa Jassin mengharapkan agar warga Kabupaten Bone Bolango sudah bisa mengurus KTP-el di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Ia juga menyampaikan bahwa kepengurusan KTP-el tidak dipungut biaya sepersen pun (gratis), sehingga jangan pernah menyerahkan nominal uang kepada staf dinas. “Jangan sekali-kali membayar sesuatu kepada staf dinas terkait pembuatn KTP-el, semuanya gratis. “Tegas Musa Jassin.

Selain itu juga Musa Jassin menjelaskan bahwa KTP-el yang berlaku mulai 2011 adalah KTP-el yang berlaku seumur hidup. “Berdasarkan edaran dari Kementrian Dalam Negeri Republik Indonesia, bagi warga yang telah mempunyai KTP-el dari tahun 2011 tidak perlu diperpanjang, meski telah habis masa berlaku, karena KTP-el tersebut telah berlaku seumur hidup. “Tutup Muba Jassin. (Wahyu)

39 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini