AMPP saat melakukan aksi demo di kantor RRI Gorontalo
(FaktaNews) Gorontalo, Keputusan pemerintah mengambil tindakan membubarkan Organisasi Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) mendapat penolakan dari berbagai kalangan, namun tidak sedikit juga yang mendukung keputusan pemerintah RI itu.

Di Gorontalo sendiri beberapa Organisasi Kemahasiswaan mendukung tindakan pemerintah membubarkan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), contohnya Aliansi Mahasiswa Pro Pancasila  sore tadi (10/5) melakukan Aksi Demo di depan RRI Gorontalo dalam mendukung keputusan pemerintah membubarkan Oraganisasi Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

Aliansi Mahasiswa Pro Pancasila itu adalah gabungan dari beberapa elemen mahasiswa seperti Pergerakkan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Kota Gorontalo, BEM IAIN Gorontalo, dan Paguyuban Ikatan Mahasiswa Toili Raya (IMTR).

Seluruh masa aksi sangat mengapresiasi tindakan Pemerintah RI terkait pembubaran Organisasi HTI. Dimana masa aksi mengapresiasi keputusan Pemerintah Repubik Indonesia atas keputusan tersebut. “Kami sangat mengapresiasi tindakan pemerintah itu, namun perlu ada langkah yang kongkrit dalam proses ini, kami mengharapkan pemerintah agar tidak hanya selesai pada pembubaran saja, namun juga harus meniadakan paham-paham yang di terapkan Oleh Hizbut Tahrir pada masyarakat. “Tegas Supli.

Lutfi, salah satu orator Aksi menegaskan agar masyarakat tidak mendukung segala aktivitas Organisasi HTI. “Aksi Aliansi Mahasiswa Pro Pancasila pada 10 mei, dengan tegas juga sebagai bentuk publikasi terhadap masyarakat Gorontalo, bahwa kehadiran Hizbut Tahrir di indonesia segala kegiatannya terindikasi kuat bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945, sebagaimana diatur dalam UU No 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Masyarakat. “Jelas Ketua Cabang PMII Kota Gorontalo.

Ditambahkan pula, Pemerintah RI harus memberikan sanksi tegas kepada aparat negara yang mendukung kegiatan Organisasi HTI. “ Kami Aliansi Mahasiswa Pro Pancasila menuntut agar pemerintah memecat pegawai negeri dan swasta,  yang tergabung ataupun mendukung aktivitas Organisasi Hizbut Tahrir Indonesia, serta pemerintah juga harus membubarkan Ormas lain dan mencabut Beasiswa terhadap Mahasiswa yang juga mendukung segala kegiatan dan paham Hizbut Tahrir Indonesia. “Tutup Lutfi. (Wahyu)

39 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini